Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi satu tahapan terpenting dalam perkembangan anak. Fase golden age merupakan awal mula munculnya keterampilan dasar anak yang nantinya menjadi fondasi mereka di masa depan. Realitasnya, dalam era digital saat ini, teknologi dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu yang efektif, untuk mendukung proses pembelajaran. Banyak aplikasi pendidikan inovatif yang bermunculan untuk mendukung proses pembelajaran anak-anak. Mari kita simak bagaimana peran Riri Cerita Anak Interaktif dalam edukasi anak usia dini! Cara mengedukasi anak usia dini Orang tua perlu memahami bahwasanya untuk mengedukasi atau mendidik anak usia dini, prosesnya berbeda dengan anak remaja. Butuh kesabaran dan kejelian ekstra untuk mengedukasi anak usia dini. Baca juga: Ajarkan Pesan Moral Positif untuk Anak Usia Dini dengan Riri Cerita Anak Interaktif Berikut cara mengedukasi anak usia dini: Memberi kasih sayang yang cukup kepada anak, namun, usahakan jangan menjadi orang tua yang otoriter Mengajak anak bermain bersama, misalnya dengan mengenalkan huruf atau angka Berikan pujian yang pantas dan sesuai porsinya kepada anak, untuk membangun rasa percaya dirinya Gunakan kalimat positif dan hindari penggunaan kata “jangan” Berikan contoh yang baik kepada anak Hindari menanamkan hal-hal negatif kepada anak Bersikap terbuka kepada anak, ajak mereka berkomunikasi secara positif dan baik. Selain cara di atas, orang tua juga bisa mengajarkan anak untuk mengucapkan tiga kata ajaib, yakni “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”. Cara ini tidak hanya mengedukasi anak usia dini, tetapi juga melatih menanamkan empati dalam diri mereka. Edukasi anak usia dini juga dapat dilakukan dengan mengajarkan tanggung jawab kepada anak sejak usia dini, agar mereka bisa mengembangkan keterampilan juga nilai-nilai penting yang pastinya akan berguna untuk anak di masa depan. Peran Riri Cerita Anak Interaktif dalam edukasi anak usia dini Riri Cerita Anak Interaktif dapat menjadi solusi yang tepat bagi orang tua untuk mengedukasi anak usia dini, dengan mengajarkan hal-hal positif kepada mereka, agar anak memiliki gambaran tentang apa yang harus dilakukannya di masa depan. Baca juga: Tumbuhkan Ikatan Batin yang Erat antara Anak dengan Orang Tua bersama Riri Cerita Anak Interaktif Sebagai informasi, Riri Cerita Anak Interaktif adalah kumpulan cerita anak interaktif yang memuat ratusan cerita ramah anak. Mulai dari dongeng dan cerita rakyat, hingga fabel dan kisah pendidikan karakter. Berbagai elemen yang ada dalam Riri Cerita Anak Interaktif, seperti suara, gambar, hingga video akan memberi pengalaman belajar yang berbeda. Dengan demikian, Riri Cerita Anak Interaktif tidak hanya menghibur, namun, juga sangat mengedukasi. Berikut beberapa peran Riri Cerita Anak Interaktif dalam mengedukasi anak usia dini: Mengembangkan kemampuan berbahasa anak Lewat cerita-cerita yang interaktif dalam Riri, anak bisa melatih juga memperluas kosakata mereka. Bahasa dan susunan kalimat yang mudah dipahami, pasti memudahkan proses belajar anak. Merangsang perkembangan kognitif Peran Riri Cerita Anak Interaktif dalam edukasi anak usia dini, yakni merangsang perkembangan kognitif anak. Cerita-cerita yang termuat dalam Riri, akan melatih kemampuan berpikir kritis juga perkembangan kognitif anak. Baca juga: Dukung Perkembangan Pendidikan Anak Usia Dini dengan Riri Cerita Anak Interaktif Mengajarkan nilai moral dan sosial Riri Cerita Anak Interaktif berkontribusi dalam mengajarkan nilai-nilai moral dan sosial untuk anak usia dini. Ada banyak pesan moral penting yang bisa diambil dan diterapkan anak dalam kehidupan mereka. Meningkatkan kreativitas dan imajinasi anak Peran Riri Cerita Anak Interaktif bagi anak usia dini, yakni meningkatkan kreativitas dan imajinasi mereka. Cerita yang seru, beragam, dan inovatif, dengan tampilan visual yang menarik, secara tidak langsung akan merangsang kreativitas dan imajinasi mereka. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa Riri Cerita Anak Interaktif adalah media yang tepat dalam edukasi anak usia dini. Gabungan elemen visual, audio, dan video yang menarik, akan membantu proses belajar anak dengan cara yang lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Agar dapat terus berkontribusi dalam dunia pendidikan anak usia dini, Educa Studio membuka peluang kerja sama atau kolaborasi bisnis dengan pihak lain. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi cs@educastudio.com. Baca juga: Perkuat Ikatan Sosial Anak Usia Dini dengan Riri Cerita Anak Interaktif Sumber referensi: Liputan6.com. 12 Cara Mendidik Anak yang Baik dan Benar sejak Usia Dini. (2024). Tanggal akses 28 November 2024. Paudpedia.kemdikbud.go.id. Kiat Mendidik Anak Usia Dini dengan Tepat. (2021). Tanggal akses 28 November 2024.
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia punya peranan yang sangat penting dalam pembentukan keterampilan kognitif, sosial, dan emosi anak. Jika melihat beberapa tahun ke belakang, perkembangan teknologi terjadi begitu pesat, dan berdampak besar terhadap cara kita mengakses juga menyampaikan pembelajaran ke anak-anak. Salah satu inovasi terbesar yang sangat berperan penting dalam dunia pendidikan anak usia dini Indonesia adalah Marbel TK PAUD. Mari, kita simak bersama, bagaimana Marbel TK PAUD dapat berkontribusi dalam dunia pendidikan Indonesia. Marbel TK PAUD, contoh aplikasi teknologi pendidikan Indonesia Marbel TK PAUD adalah gim edukasi yang dirancang khusus untuk anak-anak usia dini, terutama mereka yang ada di tingkat TK (Taman Kanak-kanak) dan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Gim ini tidak hanya menyajikan konten edukatif yang menarik dan mudah dipahami anak, namun, juga interaktif dan menyenangkan. Bersama Marbel (Mari Belajar Sambil Bermain), anak akan mempelajari berbagai keterampilan dasar yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Baca juga: Educa Studio Hadir Memeriahkan Bulan Mutu Nasional 2024 di Jakarta, lewat Marbel TK PAUD Salah satu keunggulan utama yang dimiliki Marbel TK PAUD adalah kontennya yang beragam, dan sudah disesuaikan dengan kurikulum pendidikan anak usia dini Indonesia, juga sudah disetujui oleh para pengajar di Google Play Store. Selaku pengembang gim ini, Educa Studio senantiasa memastikan bahwa semua materi pembelajaran yang ada dalam Marbel TK PAUD, telah sesuai dengan standar pendidikan nasional yang berlaku. Dampak Marbel TK PAUD terhadap dunia pendidikan anak usia dini Indonesia Tidak bisa dimungkiri, pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) punya kontribusi yang besar dan sangat penting dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang cerdas, kreatif, inovatif, dan berkualitas. Dalam dunia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Indonesia, Marbel TK PAUD membantu menjembatani antara kebutuhan akan media pembelajaran yang modern dan relevan, dengan akses pendidikan yang merata juga menyeluruh. Baca juga: Peran Marbel TK PAUD dalam Pengembangan Keterampilan Kognitif Anak Usia Dini Bersama Marbel TK PAUD, anak bisa belajar sambil bermain, di mana dua hal ini menjadi prinsip utama yang perlu diperhatikan dalam pendidikan anak usia dini Indonesia. Gim edukasi Marbel TK PAUD dirancang untuk meningkatkan motivasi belajar anak dengan cara yang mudah dan menyenangkan. Lewat teknologi pendidikan Indonesia yang ada pada gim ini, anak akan mempelajari banyak hal lewat satu media yang bisa diakses di mana saja. Integrasi teknologi dalam pendidikan anak usia dini Indonesia Secara langsung atau tidak, teknologi hampir mengubah semua aspek kehidupan manusia, termasuk dunia pendidikan. Meluasnya akses terhadap perangkat digital, membuat pemanfaatan gim Marbel TK PAUD jadi sangat relevan. Marbel TK PAUD tidak hanya memberi kesempatan kepada anak untuk belajar, namun, juga memberi ruang yang sama kepada seluruh anak-anak Indonesia, yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap dunia pendidikan. Dalam pendidikan anak usia dini Indonesia, Marbel TK PAUD tidak hanya mendukung konsep pendidikan berbasis teknologi, tetapi juga menjadi bagian integral yang tidak dapat dipisahkan dari pengalaman belajar itu sendiri. Baca juga: Educa Studio Rilis Aplikasi Baru untuk Anak-anak Indonesia, Marbel Bus Kota Era digital yang hadir saat ini memberi ruang seluas-luasnya kepada anak Indonesia, terutama anak usia dini, untuk belajar dengan cara yang sesuai dengan perkembangan teknologi. Dengan demikian, proses belajar anak jadi lebih interaktif dan mudah diakses. Sebagai pengembang gim Marbel TK PAUD, Educa Studio berupaya memahami kebutuhan juga tantangan yang ada dalam dunia pendidikan anak usia dini Indonesia. Untuk itu, Educa Studio menghadirkan gim yang bukan hanya menyenangkan hati anak, tetapi juga sebagai media pembelajaran berkualitas tinggi. Semua fitur dalam gim ini dirancang untuk mendukung perkembangan intelektual anak secara menyeluruh, mulai dari sisi kognitif hingga keterampilan sosial mereka. Desain antarmuka gim Marbel TK PAUD ramah untuk anak dan mudah digunakan, dengan memadukan warna yang cerah juga permainan sederhana, sangat cocok untuk proses belajar anak usia dini. Sebagai kesimpulan, pendidikan anak usia dini Indonesia, sejatinya, membutuhkan pendekatan yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Baca juga: Kembangkan Keterampilan Motorik Halus Anak dengan Marbel TK PAUD dari Educa Studio Dalam hal ini, Marbel TK PAUD sebagai gim edukasi anak usia dini, mampu memberi solusi yang sangat berguna bagi dunia pendidikan Indonesia. Marbel TK PAUD adalah contoh nyata bagaimana teknologi dapat membantu menciptakan generasi masa depan yang lebih cerdas, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman. Untuk informasi lebih lanjut terkait kolaborasi bisnis atau kerja sama, dapat menghubungi cs@educastudio.com.
Dalam kehidupan manusia, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masuk dalam fase golden age, di mana pertumbuhan dan perkembangan anak harus mendapat perhatian penuh. Karena tidak dapat dimungkiri, fase golden age atau usia emas anak, akan berpengaruh pada proses pengembangan karakter dan kepribadian anak di masa mendatang. Sayangnya, belum semua orang tua memahami peran penting pendidikan anak usia dini bagi anak. Akibatnya, ketika dewasa, anak menjadi kurang percaya diri, sulit mengatur emosi, murung atau tidak bahagia, bahkan berpeluang untuk terjerumus dalam perilaku menyimpang. Lantas, bagaimana cara mendukung perkembangan anak usia dini, agar anak dapat bertumbuh menjadi pribadi yang lebih positif dan terampil? Baca juga: Tips Mengembangkan Kebiasaan Membaca Anak bersama Riri Cerita Anak Interaktif Cara mendukung perkembangan anak usia dini Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)? Pendidikan anak usia dini adalah upaya pembinaan yang dilakukan kepada anak, sejak dilahirkan hingga berusia enam tahun, sesuai rancangan pendidikan yang telah ditetapkan. Bisa juga diartikan bahwa pendidikan anak usia dini adalah jenjang pendidikan sebelum tahapan pendidikan dasar, yang ditujukan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani juga rohani anak. Ada enam hal yang menjadi fokus utama pengembangan dalam PAUD, mencakup agama dan moral, fisik dan motorik, kognitif, bahasa, sosial dan emosional, serta seni. Baca juga: Buat Pembelajaran yang Menyenangkan untuk Anak Usia Dini bersama Riri Cerita Anak Interaktif Dalam masa golden age anak, perkembangan pendidikan anak usia dini yang sehat, terjadi melalui: Percakapan yang bersifat timbal balik Proses pembelajaran dan permainan yang bersifat multisensori atau melibatkan seluruh pancaindra Lingkungan sekitar yang mendukung Pengalaman yang kaya dan menyenangkan. Guna mendukung proses perkembangan anak usia dini yang sehat, diperlukan beberapa cara atau upaya. Salah satunya, mengajak anak bermain dan belajar di luar ruangan. Orang tua dan guru bisa meminta anak mengeksplorasi hal-hal yang ada di lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, anak merasa terpacu untuk menghadapi tantangan, belajar mengelola risiko secara mandiri, juga berpartisipasi secara aktif dalam aktivitas fisik yang menyenangkan dan menyehatkan. Berikut cara mendukung perkembangan pendidikan anak usia dini lainnya, yang bisa dilakukan secara rutin atau terus-menerus: Mendorong eksplorasi dan rasa ingin tahu anak Memberi dukungan emosional secara penuh untuk anak Berkolaborasi dengan tenaga pendidik untuk menggali potensi anak Ajak anak untuk terlibat dalam aktivitas bersama yang menyenangkan dan mengedukasi. Baca juga: Bersama Riri Cerita Anak Interaktif, Kembangkan Imajinasi Anak Agar perkembangan pendidikan anak usia dini makin optimal, orang tua juga bisa memberi stimulasi yang tepat, lewat aktivitas kreatif, buku cerita, hingga permainan edukasi yang interaktif dan menyenangkan. Melihat bahwa pendidikan anak usia dini memang sangat penting, Educa Studio menghadirkan Riri Cerita Anak Interaktif, yang bisa dijadikan sahabat atau teman anak dalam bertumbuh dan berkembang. Riri adalah kumpulan cerita anak yang di dalamnya memuat kisah fabel, cerita rakyat, dongeng, kisah misteri, hingga cerita berbasis pendidikan karakter. Sehingga sangat cocok untuk anak usia dini yang sedang bertumbuh dan berkembang. Bersama Riri, orang tua dan tenaga pendidik bisa mendukung perkembangan pendidikan anak usia dini. Karena selain visualnya yang menarik, semua cerita dalam Riri juga memiliki pesan moral dan nilai positif yang bisa diambil. Ayo ayah bunda, dukung perkembangan pendidikan anak usia dini dengan Riri Cerita Anak Interaktif, yang bisa diunduh secara gratis di Google Play Store atau iOS! Baca juga: Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak dengan Riri Cerita Anak Interaktif Sumber referensi: Liputan6.com. 5 Tips Memaksimalkan Perkembangan Anak sejak Usia Dini, Bisa Ditiru. (2024). Tanggal akses 21 November 2024. Siln-riyadh.kemdikbud.go.id. Pendidikan Anak Usia Dini. (2024). Tanggal akses 21 November 2024. Suryana, Dadan. Pendidikan Anak Usia Dini Teori dan Praktik Pembelajaran. (2021). Jakarta: Kencana. Teachearlyyears.com. Early Years Development - How to Support Children. (2024). Tanggal akses 21 November 2024.
Ikatan sosial adalah segala sesuatu yang melibatkan hubungan antara individu dengan kelompok sosial. Ikatan ini dapat membawa masyarakat menuju kesatuan dan persatuan, juga mencegah terjadinya konflik. Dalam konteks masyarakat, ikatan sosial memiliki peranan yang cukup penting dan mendasar. Oleh karena itu, orang tua perlu mengajarkan anaknya untuk memperkuat ikatan sosial mereka sejak usia dini. Sebab, ikatan sosial inilah yang nantinya akan menjadi modal utama bagi anak untuk bersosialisasi, berinteraksi, juga berkomunikasi dengan sesamanya. Lantas, bagaimana cara memperkuat ikatan sosial anak sejak usia dini? Cara memperkuat ikatan sosial Ikatan sosial adalah keterampilan interpersonal yang mengikat individu dalam kehidupan bersama, di mana hal tersebut dapat memberi manfaat emosional atau praktis bagi semua orang yang terlibat di dalamnya. Baca juga: Tips Mengembangkan Kebiasaan Membaca Anak bersama Riri Cerita Anak Interaktif Ada beberapa manfaat di balik ikatan sosial yang kuat, yakni membina pemikiran yang lebih kreatif dan inovatif, menciptakan rasa kebersamaan, mengurangi risiko depresi, hingga meningkatkan motivasi dan kinerja yang lebih baik. Karena menghubungkan individu dan masyarakat, ikatan sosial ini bisa melemah, menguat, bahkan bersifat laten (tidak terlihat), tergantung pada tingkat pertukaran juga interaksi antarpihak yang terlibat di dalamnya. Mengajak anak senantiasa terlibat dalam aktivitas bersama dalam lingkup keluarga dan masyarakat, merupakan salah satu cara memperkuat ikatan sosial. Tak hanya itu, berikut beberapa cara memperkuat ikatan sosial: Ajak anak menjalin komunikasi yang baik dengan orang-orang di sekitarnya Latih anak untuk selalu berpikir terlebih dahulu, sebelum berbicara atau bertindak Ajak anak meluangkan waktunya bersama orang lain, bisa dimulai dari keluarga inti, keluarga besar, teman-teman, hingga masyarakat luas Latih anak untuk menjalin komunikasi yang baik, agar empati dan kepercayaannya bertumbuh Ajak anak menggunakan teknologi dengan bijak dan tepat. Baca juga: Buat Pembelajaran yang Menyenangkan untuk Anak Usia Dini bersama Riri Cerita Anak Interaktif Cara memperkuat ikatan sosial anak dengan Riri Cerita Anak Interaktif Dari penjelasan di atas, kita bisa melihat bahwa sebenarnya, cara memperkuat ikatan sosial anak, yakni dengan mengajak mereka terlibat langsung dalam kegiatan bersama di lingkungan keluarga juga masyarakat. Untuk itu, Educa Studio menghadirkan solusi tepat bagi ayah bunda yang ingin menumbuhkan juga memperkuat ikatan sosial anaknya sejak usia dini, dengan memanfaatkan gim Riri Cerita Anak Interaktif. Ayah bunda perlu tahu, Riri Cerita Anak Interaktif adalah kumpulan cerita anak yang cocok untuk anak usia 2 hingga 6 tahun. Riri berisi ratusan cerita ramah anak yang tidak hanya menghibur, namun, juga mengedukasi. Dengan mengajak si kecil membaca Riri Cerita Anak Interaktif bersama ayah, bunda, atau anggota keluarga lainnya, hal itu sama saja dengan melatih dan memperkuat ikatan sosial anak sejak usia dini. Baca juga: Bersama Riri Cerita Anak Interaktif, Kembangkan Imajinasi Anak Selain mengajaknya membaca bersama, cara memperkuat ikatan sosial anak dengan Riri Cerita Anak Interaktif adalah mengajak mereka menemukan pesan moral atau nilai-nilai positif, yang bisa diambil dari cerita tersebut. Pesan moral seperti kebersamaan, kekeluargaan, gotong royong, rajin menolong atau membantu orang lain, serta persahabatan, bisa menjadi nilai-nilai positif yang dapat memperkuat ikatan sosial anak di lingkungan masyarakat. Riri Cerita Anak Interaktif adalah alat yang efektif dan solutif untuk memperkuat ikatan sosial anak usia dini. Lewat beragam cerita yang menarik dan mengedukasi, anak akan mempelajari banyak hal tentang nilai-nilai sosial, mulai dari empati dan kerja sama, hingga komunikasi. Yuk Ayah Bunda, segera download Riri Cerita Anak Interaktif di Google Play Store dan iOS sekarang juga! Baca juga: Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak dengan Riri Cerita Anak Interaktif Sumber referensi: Pijar, Satyo. Aktivitas Sosial: Motivasi Membangun Hubungan Sosial. (2023). Yogyakarta: Cahaya Harapan Seraj, Mina. Toker, Aysegul. Handbook of Research on Business Social Networking: Organizational, Managerial, and Technological Dimensions. (2012). Togetherplatform.com. Social Ties: Why Employees Need Strong Connections at Work. (2022). Tanggal akses 18 November 2024.
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) termasuk salah satu jenjang pendidikan yang perlu ditempuh anak, untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa dan terampil dalam berbagai hal. Biasanya anak memasuki jenjang PAUD di usia 2 hingga 6 tahun. Tujuan utama pendidikan anak usia dini adalah mempersiapkan anak memasuki jenjang pendidikan dasar, yakni SD (Sekolah Dasar) yang berlangsung selama enam tahun, dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) yang berjalan selama tiga tahun. Cara membangun pendidikan anak usia dini yang menyenangkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah satuan pendidikan yang mengatur dan menyelenggarakan upaya pembinaan anak, sejak lahir hingga usia enam tahun, lewat berbagai aktivitas. Selain mempersiapkan anak memasuki jenjang pendidikan dasar, PAUD juga ditujukan untuk membantu proses pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani anak, agar mereka dapat bertumbuh dengan baik. Baca juga: Tumbuhkan Kreativitas Anak bersama Marbel TK PAUD Proses belajar yang interaktif dan menyenangkan jadi salah satu faktor terpenting yang perlu diperhatikan dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Oleh sebab itu, sudah sepatutnya, guru dan orang tua memberi upaya terbaik ketika mendidik anak usia dini. Berikut cara membangun pendidikan anak usia dini yang menyenangkan: Gunakan kata-kata atau kalimat yang sederhana dan mudah dimengerti anak Padukan aktivitas belajar dengan kegiatan permainan yang menyenangkan Padukan dengan media lagu dan ajak anak bernyanyi bersama Berikan penghargaan tiap kali mereka berhasil menyelesaikan satu aktivitas pembelajaran. Selain cara di atas, orang tua dan guru bisa memadukan aktivitas belajar dengan kegiatan menyentuh benda secara langsung. Misal, orang tua mengajarkan tentang buah-buahan, dan anak-anak bisa menyentuh buah yang disebutkan. Contoh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Salah satu contoh pendidikan anak usia dini adalah mengajarkan anak tentang cara membaca dan melafalkan huruf abjad, berbicara dengan kata-kata yang sederhana dan sopan, serta menggambar objek yang diketahuinya. Baca juga: Educa Studio dan Gramedia Gelar Lomba Mewarnai Marbel di Gramedia Solo Slamet Riyadi Contoh pendidikan anak usia dini lainnya, yaitu mengenalkan warna kepada anak, belajar menghitung sederhana, membaca buku cerita, menyanyikan lagu anak-anak, juga bermain permainan tradisional. Pada dasarnya, cara membangun pendidikan anak usia dini yang menyenangkan adalah memadukan aktivitas belajar dengan permainan. Karena di usianya yang masih tergolong dini, proses belajar anak memang dilakukan lewat permainan. Untuk itu, Educa Studio menghadirkan solusi cara membangun pendidikan anak usia dini yang menyenangkan, lewat gim edukasi Marbel (Mari Belajar Sambil Bermain) TK PAUD, atau yang dikenal juga sebagai Belajar TK PAUD Bersama Marbel. Marbel TK PAUD adalah gim edukasi yang cocok dan memang dirancang untuk anak usia dini, khususnya yang berumur 2 hingga 6 tahun. Sesuai namanya, Marbel TK PAUD ingin mengajak anak belajar sambil bermain secara interaktif dan menyenangkan. Setidaknya ada 13 jenis aktivitas belajar dan 21 jenis kegiatan permainan yang bisa diakses anak sebagai medianya untuk belajar. Anak tidak akan merasa kesulitan ketika belajar, karena semua konten pembelajarannya sudah disesuaikan dengan anak-anak usia dini. Baca juga: Marbel TK PAUD sebagai Pilihan Investasi Tepat bagi Lembaga Pendidikan Berikut 13 jenis aktivitas belajar yang ada dalam gim Marbel TK PAUD: Belajar huruf Belajar angka Belajar bentuk Belajar benda Belajar buah Belajar sayur Belajar warna Belajar transportasi Belajar fauna Belajar flora Belajar profesi Belajar tubuh Belajar alat berat. Sementara itu, 21 jenis kegiatan permainan dalam gim Marbel TK PAUD adalah: Permainan kuis Permainan puzzle huruf Permainan berhitung Permainan berkebun Permainan sup buah Permainan supermarket Permainan tangram Permainan cari benda Permainan campur warna Permainan pop warna Permainan jigsaw puzzle Permainan magic shape Permainan mewarnai Permainan animal show Permainan labirin Permainan stamping Permainan connecting dot Permainan restoran Permainan mahir piano Permainan mahir drum Permainan matching fun. Baca juga: Kontribusi Marbel TK PAUD dalam Mengembangkan Keterampilan Dasar Anak Semua aktivitas belajar dan bermain ini, tidak hanya mengedukasi anak, namun, juga menambah pengetahuan dan melatih keterampilan mereka dengan cara yang interaktif serta menyenangkan. Untuk terus menciptakan teknologi pendidikan anak usia dini yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan zaman, Educa Studio membuka kolaborasi atau kerja sama bisnis dengan pihak lain. Informasi lebih lanjut terkait kerja sama atau kolaborasi bisnis ini, dapat menghubungi cs@educastudio.com. Sumber referensi: Paudpedia.kemdikbud.go.id. Dr Ismayani M.Pd: Lima Tips Mengajar Menyenangkan untuk Anak PAUD Berkenalan dengan Literasi dan Numerasi. (2023). Tanggal akses 11 November 2024. Rahma, Bhertia Annisa. Hidayah Hidayah. Penerapan Pembelajaran Menyenangkan (Joyful Learning) melalui Metode Pembelajaran Loose Part pada Anak Usia Dini. (2022). Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES 2022: 188-192. Referensi.data.kemdikbud.go.id. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). (2024). Tanggal akses: 11 November 2024.
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi salah satu fondasi terpenting dalam pembentukan karakter juga perkembangan intelektual anak Indonesia. Tidak bisa dimungkiri bahwa PAUD punya kontribusi yang besar dalam pendidikan anak Indonesia. Bisa dikatakan, PAUD merupakan titik awal di mana anak-anak Indonesia mulai mengenal institusi pendidikan atau dunia belajar formal. Karenanya, kehadiran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tidak boleh diabaikan. Manfaat teknologi digital bagi pendidikan anak Pesatnya perkembangan teknologi dewasa ini, tentu sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini. Banyak teknologi pembelajaran muncul, berusaha memberi solusi terbaik bagi pendidikan anak-anak. Salah satu contoh manfaat teknologi dalam pendidikan anak usia dini, yaitu membimbing perkembangan anak usia dini. Teknologi memungkinkan anak untuk bermain, mengekspresikan diri, juga mengembangkan keterampilan mereka dengan cara yang aman dan menarik. Baca juga: Educa Studio Memeriahkan Acara Indonesia StartUp Dialogue bersama Kemendag, YouTube Indonesia, Google Indonesia di Universitas Brawijaya dengan Game Marbel TK Paud Berikut manfaat teknologi dalam pendidikan anak usia dini: Membantu perkembangan keterampilan anak usia dini Meningkatkan efektivitas pembelajaran anak usia dini Memberi kemudahan akses informasi kepada orang tua, guru, dan anak Menciptakan lingkungan belajar yang lebih aktif dan menyenangkan untuk anak Mendukung perkembangan keterampilan motorik halus anak Meningkatkan perkembangan sosial dan emosional anak Membantu anak mengembangkan keterampilan bahasanya. Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan anak usia dini Salah satu contoh nyata pemanfaatan teknologi dalam pendidikan anak usia dini, yaitu terciptanya aplikasi pembelajaran dan video pembelajaran, yang memudahkan akses serta proses belajar anak. Selain itu, bentuk pemanfaatan teknologi dalam pendidikan anak usia dini lainnya adalah gim edukasi, yang memadukan konten pembelajaran dengan permainan. Gim edukasi cocok dimainkan anak usia dini, mengingat proses belajarnya masih diselingi dengan permainan. Gim edukasi adalah jenis permainan atau game yang dipakai untuk memberikan pembelajaran kepada para penggunanya, melalui media permainan yang menarik dan unik. Selain digunakan sebagai sarana pendidikan, game edukasi juga bisa dimanfaatkan untuk hiburan. Baca juga: Educa Studio Meriahkan Event Lomba Mewarnai di Perpusda Salatiga, dengan Marbel TK PAUD Marbel TK PAUD adalah contoh nyata pemanfaatan teknologi dalam pendidikan anak usia dini dalam bentuk gim edukasi, yang juga menjadi salah satu produk unggulan Educa Studio, dalam teknologi pendidikan anak. Sebagai informasi, Marbel (Mari Belajar Sambil Bermain) TK PAUD adalah gim edukasi yang dirancang khusus untuk anak usia dini, mulai umur 2 hingga 6 tahun. Gim ini diciptakan untuk mempermudah proses belajar anak usia dini. Pada usianya yang masih muda, proses belajar anak tidak bisa dilakukan secara penuh, karena harus tetap diselingi dengan aktivitas permainan. Dengan begitu, anak-anak pun tidak akan merasa tertekan dan stres ketika diminta belajar. Gim edukasi Marbel TK PAUD dari Educa Studio ini memuat banyak konten belajar yang dikolaborasikan dengan aktivitas permainan, seperti belajar angka, huruf, warna, bentuk, transportasi, dan masih banyak lagi. Semua konten yang dihadirkan dalam gim Marbel TK PAUD ini mempunyai grafis visual yang menarik dan berwarna-warni, animasi yang lucu, interaktif, dan menyenangkan, juga rekaman audio yang mendukung. Kolaborasi semua unsur ini, secara nyata, berkontribusi dalam menghadirkan konten pendidikan yang tidak hanya mengedukasi, namun, juga menghibur dan menyenangkan anak. Sehingga pada akhirnya, keterampilan anak dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Baca juga: Marbel TK PAUD sebagai Pilihan Investasi Tepat bagi Lembaga Pendidikan Saat merilis Marbel TK PAUD, Educa Studio percaya bahwa sebenarnya, proses belajar dan pendidikan anak usia dini, perlu dielaborasikan untuk menciptakan teknologi pendidikan anak yang bisa menjangkau banyak kalangan. Terlebih lagi, sekarang, kesenjangan akses pendidikan masih nyata terjadi di Indonesia. Harapannya, Marbel TK PAUD bisa menjadi teman belajar anak yang cepat, tepat, mudah, murah, dan menyenangkan, sesuai dengan tujuan yang ingin diraih Educa Studio. Sadar bahwa untuk menciptakan teknologi pendidikan anak, membutuhkan banyak peran dari banyak pihak, Educa Studio terbuka untuk semua peluang kerja sama dan kolaborasi bisnis dengan berbagai pihak. Mari kita bersama-sama memajukan teknologi pendidikan anak Indonesia demi pemerataan akses pendidikan, juga terciptanya pemanfaatan teknologi dalam pendidikan anak usia dini yang tepat guna. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kolaborasi ini, dapat menghubungi cs@educastudio.com. Baca juga: Kontribusi Marbel TK PAUD dalam Mengembangkan Keterampilan Dasar Anak Sumber referensi: Brightwheel.com. Technology in Early Childhood Education. (2024). Tanggal akses 6 November 2024. Parwoto, dkk. Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini. (2024). Yogyakarta: Penerbit Deepublish Digital. Samin. Berpikir Kritis dengan Game Edukasi. (2023). Jawa Barat: CV Mega Press Nusantara.